Hii Cosplayer!!!
Kami Cre:Ha Project dipercaya oleh promotor lomba ICGP untuk membawakan kembali lomba ini ke Bali, agar bisa mewadahi para cosplayer di Bali untuk berkompetisi di tingkat nasional dan internasional. Lomba ini akan dilaksanakan di dalam event Area Creator VI dengan detail waktu dan venue sebagai berikut:
Tanggal: 7-8 Februari 2026
Venue: Dharma Negara Alaya
Tanggal terkahir pendaftaran ICGP: 20 Desember 2025 (minimal 20% progress dokumen)
Tanggal terkahir pengumpulan dokumen final ICGP: 17 Januari 2026
Link Pendaftaran Lomba ICGP Regional Bali 2026 :
https://forms.gle/kja4g2acvoqqKfZA6
Group WhatsApp ICGP Bali Support :
Indonesia Cosplay Gran Prix atau ICGP merupakan kompetisi cosplay nasional di Indonesia yang diadakan di setiap regional, di mana para peserta, yang berjumlah dua orang dalam satu tim, akan menampilkan skill cosplay di atas panggung.
Para pemenang regional akan berlaga di babak final ICGP, Tim yang menjuarai Final ICGP akan mewakili Indonesia di ajang World Cosplay Summit di Jepang.
-Segala hal seperti administrasi, Rules & Regulation akan kami jelaskan dengan cara yang mudah dan fasilitasi jika dari peserta kebingungan terhadap lomba ICGP.
-Fasilitas gedung untuk lomba akan memiliki fasilitas yang lengkap, mulai dengan surrounding audio, screen, dan lighting yang memberikan support maksimal untuk cosplayer yang mengikuti lomba ICGP.
-Cre:Ha Project akan memberikan hadiah tambahan diluar invitation lomba nasional oleh promotor. Di mana dalam ICGP di ARC IV kami menyiapkan hadiah lomba dengan total nilai 3 Juta.
-Karena kejuaraan ini tidak ditanggung pihak promotor untuk lomba ke nasional, maka Cre:Ha Project akan menyediakan fasilitas tiket pesawat dan akomodiasi untuk pemenang ICGP regional Bali.
Pendaftaran akan di buka pada bulan desember. Dalam pendaftaran peserta akan dimintai beberapa hal-hal esensial untuk dilakukan screening terhadap peserta yaitu:
1.Nama Tim
2.Nama Seri Performance (Nama manga, anime, video, game, atau tokusatsu yang diperankan)
3.2 Nama Peserta (nama cosplay jika ada)
4.Nama Karakter Tiap Peserta
5.Photo Cosplay Tiap Peserta (file max 1 mb)
6.Video latihan
7.File Costume Construction (Dokumen yang berisikan detail costume peserta. Format dokumen dan sample sudah di siapkan oleh pihak ICGP. Dokumen ini sangat berpengaruh dalam penyeleksian peserta. Pastikan sudah seusuai dengan format dan peraturan lomba)
8.Google Drive Background Video & Audio
9.Dokumen Performance Sheet (Sheet atau list yang berisikan request lighting dan hal lainnya yang masih dalam lingkup pertauran ICGP yang akan mensuport penampilan kalian di panggung)
Saran dari kami untuk penyerahan file di keep dalam google drive dan disatu folder yang akan di pakai terus menerus selama ICGP, dan saran kami di keep dengan rapi. Hal ini bertujuan agar saat mewakili Bali atau indonesia kalian tidak perlu repot mencari filenya dimana atau menghindari file yang hilang.
Berikut untuk link dokumen dan sample Costume Construction dan Performance Sheet :
Sample Dokumen Wajib Peserta - Google Drive
Berikut untuk link pengumpulan Data Peserta :
https://forms.gle/gqXE4JT4xgPYSdK79
1.Warga Negara Indonesia: Tim harus terdiri dari 2 orang Warga Negara Indonesia minimal 18 tahun.
2.Pembuatan Kostum: Kostum wajib dibuat oleh kedua peserta, Tidak boleh dibuat salah satu atau dibuatkan oleh orang lain.
1.Kostum dari Satu Seri: Kedua anggota tim harus mengenakan kostum dari sumber yang sama, yang berasal dari manga, anime, video game, atau tokusatsu Jepang.
2.Pengecualian Karakter: Karakter dari dôjinshi (fanzine) atau adaptasi karya yang bukan asli Jepang tidak diperbolehkan.
3.Karakter Game: Untuk kostum dari video game, karakter harus asli dari Jepang. Contohnya, karakter dari Disney, Star Wars atau Marvel Anime tidak diizinkan, walaupun game tersebut dibuat di Jepang. Demikian pula, karakter Jepang dari game seperti Genshin Impact yang tidak dibuat di Jepang tidak diakui.
4.Referensi Kostum: Kostum dari adaptasi panggung atau live-action boleh dijadikan referensi, tetapi penilaian kostum di kejuaraan akan berfokus pada karya asli.
5.Aturan ini dirancang untuk memastikan autentisitas dan kesetiaan terhadap karya asli Jepang dalam kompetisi.
Poin diberikan berdasarkan produksi elemen yang mengekspresikan karakter (kostum, aksesori, makeup, dll.). Perbedaan gender, atau ukuran peserta tidak mempengaruhi penilaian kostum.
-Semua item yang dinilai harus dibuat sendiri oleh kedua peserta, dengan 75% atau lebih harus dibuat tangan. 25% yang dimaksud adalah, beli bahan jadi seperti base wig, base sepatu, base aksesoris, penggunaan alat otomatis (seperti mesin 3D, laser cutting, mesin bordir otomatis, dan printing kain) dan lain lainnya. Proses dan cara pembuatan harus dijelaskan dalam laporan dan video kostum. Item yang kurang dari 75% dibuat tangan tidak akan dinilai.
-Peserta boleh menerima bantuan untuk kostum dan props dari pihak lain dengan persentasi bantuan tidak lebih dari 5% (seperti perakitan, memotong, atau bentuk bantuan minor lainnya). Pembuatan kostum armor, kotum kain, props tangan, props panggung dan stylling wig wajib di kerjakan oleh peserta sendiri. Bantuan yang boleh di terima peserta hanya di mentori oleh pihak lain saja. Jika ada bantuan dari teman atau keluarga, itu harus dijelaskan dalam laporan.
Barang komersial yang dibeli dan digunakan tidak akan dinilai.
Perubahan detail dari karya asli, termasuk tambahan untuk gimmick, harus dijelaskan secara detail dalam laporan kostum.
Berat total kostum, props tangan, dan props panggung tidak boleh melebihi 40kg. Jika berat total melebihi 40 kg. ukuran kotum yang lebih dari 2m wajib di buat plug and play atau bisa di bongkar pasang dan di kemas dalam ukuran box yang tidak melebihi dari batas maksimal bagasi penerbangan, biaya tambahan untuk bagasi pesawat tidak di tanggung oleh organizer ICGP. Poin penilaian kostum akan dikurangi sebagai berikut:
-40,1 - 41,0 kg: pengurangan 5 poin
-41,1 - 42,0 kg: pengurangan 10 poin
Diperbolehkan menggunakan alat otomatis seperti printer 3D atau printer kain (screen printings) yang mencakup aspek seperti pembuatan model 3D, proses pengolahan hasil printing sampai dengan penyelesaian hasil jadi.
Langkah-langkah dan proses pengolahan hasil cetakan dari mesin printer 3D yang dilakukan peserta akan dinilai. Peserta harus menjelaskan proses pembuatan ini dalam portofolio atau presentasi keterampilan mereka.
Item dengan teknik pembuatan yang bervariasi dan menantang akan mendapatkan poin yang lebih tinggi. Kualitas akhir juga akan mempengaruhi penilaian.
Membeli 3D model diperbolehkan dengan syarat mencantumkan pencipta/pembuat 3D model. Hasil 3D printing yang setidaknya 50% dari proses pembuatan hingga hasil akhir dilakukan oleh peserta akan dipertimbangkan dalam penilaian. Cetakan 3D tanpa proses tambahan atau perubahan yang signifikan tidak akan diikutsertakan dalam penilaian.
Peserta harus menunjukan bukti pembuatan 3D model yang di buat sendiri. Jika terbukti membeli file cetakan 3D dan tidak mengakui atau berbohong, item tersebut tidak akan dinilai.
1.Jumlah props : maksimal 3 props.
2.Berat maksimal : 10 kg per props.
3.Dimensi per props : maximum 2,1 meter x 2,1 meter x 0,9 meter.
4.Props dengan fitur khusus harus dijelaskan dalam lembar penampilan.
5.Berat props yang melebihi 10 kg tidak diizinkan naik atas panggung.
6.Jika ukuran props melebihi batas, poin penilaian akan dikurangi 1 poin setiap sentimeter melebihi batas.
1.Waktu peletakan dan setup properti panggung dan properti tanga saat pergantian panggung maksimal 40 detik, sebelum performance maksimal 2 menit 30 detik.
2.Dalam ICGP Regional, setiap grup akan dibantu oleh 2 orang helper untuk meletakkan props. Namun, di Grand Final ICGP 2024, hanya diperbolehkan 1 helper dan kru panggung untuk menyiapkan stage props. Hal yang sama berlaku saat selesai penampilan dan saat meninggalkan panggung. Informasi lebih lanjut tentang helper bisa dilihat di Aturan Backstage.
1.Penggunaan senjata tiruan dari toko dilarang.
2.Panitia bisa melarang penggunaan item yang dianggap berbahaya.
1.Penggunaan ilustrasi atau logo resmi atau karya pihak lain dilarang dalam penampilan.
1.Audio dan BGV tidak termasuk dalam poin penilaian secara langsung. Namun, tujuan dari audio dan BGV adalah sebagai sarana ekspresi kreativitas, di mana keduanya berkontribusi meningkatkan kualitas estetika penampilan secara keseluruhan. Oleh karena itu, secara tidak langsung, audio dan BGV akan berpengaruh dalam Penilaian Performance.
2.Audio termasuk sound effect, dubbing, tema musik dan video termasuk visual effect, green-screen, stok foto, stok video harus bebas hak cipta dan/atau dibuat oleh peserta. Membeli aset atau commish sound/musik/visual effect/gambar diperbolehkan, selama peserta dapat menyertakan bukti pembelian berupa invoice/kuitansi resmi maupun tangkapan layar transaksi ke dalam dokumen kelengkapan.
3.Diperbolehkan menggukanan dubbing dalam bahasa Indonesia, Inggris atau Jepang. Dilarang menggunakan dubbing bahasa Jepang yang tidak jelas atau rancu.
4.Spesifikasi BGV dengan aspek rasio 16:9 dengan resolusi 1920x1080 dalam format mp4 dengan durasi maksimal 2 menit 30 detik.
1.Dialog dalam penampilan disarankan menggunakan subtitle. Namun di tahap WCS harus memberi video tanpa subtitle.
1.Bermain di area penonton atau di luar panggung dilarang.
2.Penggunaan bahan tertentu dilarang, seperti bubuk, konfeti logam, api, air, konfeti kertas kecil.
3.Konsultasikan dengan panitia untuk efek khusus, termasuk penggunaan lampu laser.
Kostum dinilai dari berbagai aspek seperti kombinasi, kesesuaian, dan keindahan penyelesaian.
Kostum dinilai dengan membandingkan desain asli dan kostum yang dibuat. Jika kostum persis sama dengan desain asli, skor penuh diberikan. Perbedaan warna pada kostum dari karya asli (seperti manga hitam putih) tidak mempengaruhi skor.
Penilaian kreativitas didasarkan pada keunikan ide peserta dalam merealisasikan karakter, meliputi konsep pembuatan kostum, aplikasi makeup, dan desain wig.
Evaluasi keterampilan pembuatan kostum. Kostum yang dibuat dengan teknik yang beragam dan menantang dinilai lebih tinggi. Teknik khusus atau gimmick yang digunakan untuk mengubah kostum juga dinilai di sini.7
Evaluasi kualitas dan tingkat keberhasilan penampilan, cara penyampaian cerita, penggunaan props, kesesuaian dengan karya asli, dan nilai hiburan secara keseluruhan.
Evaluasi ekspresi di panggung, termasuk keahlian bernyanyi, menari, atau aspek aktif lain dalam penampilan dan bagaimana mereka terlihat terlatih, serta ekspresi pemain dalam adegan tanpa aksi atau dialog.
Evaluasi dampak kostum di panggung, seperti kesan pertama saat kostum muncul. Termasuk juga aspek seperti penggunaan trik untuk mengubah penampilan atau struktur kostum saat penampilan. Durabilitas kostum akan dinilai. Kerusakan atau bagian yang lepas selama penampilan dapat mengurangi poin.
Penilaian tambahan untuk poin yang melebihi ekspektasi, penampilan yang sangat mengesankan atau menarik, atau ide-ide baru mampu membangkitkan reaksi "wow" dari orang yang melihat.
ATURAN ICGP 2024 - 2025 Bahasa Indonesia.pdf